Kantor penghubung antar Korea resmi dibuka di perbatasan

Korea Utara dan Korea Selatan akan membuka kantor penghubung di sisi utara perbatasan mereka. Sebagai bagian dari upaya untuk mengakhiri perselisihan lama di semenanjung Korea.

Langkah kedua Korea diambil berjalan sejajar dengan tawaran Amerika Serikat dan sekutunya untuk menekan Korea Utara agar menyerahkan senjata nuklirnya dan program rudal balistik.

Pembukaan kantor penghubung bersama di Kaesong, yang berada tepat di dalam perbatasan Korea Utara, dilaksanakan beberapa hari sebelum pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengadakan pertemuan ketiga mereka tahun ini.

“Kedua belah pihak sekarang dapat mengambil langkah besar menuju perdamaian, kemakmuran dan penyatuan semenanjung Korea dengan cepat dan terang-terangan membahas masalah yang timbul dari hubungan antar-Korea,” kata Ri Son Gwon, kepala delegasi Korea Utara pada pembukaan upacara, dilansir dari Reuters, Jumat (14/9).

Pembukaan kantor penghubung ini akan memudahkan kedua Korea untuk saling mempererat komunikasi. Sebelumnya komunikasi melalui telepon khusus dan faks, yang sering terputus ketika hubungan mereka memburuk.

Sekarang mereka dapat langsung mendiskusikan masalah selama 24 jam, 365 hari”, ujar Menteri Unifikasi Korea Selatan Cho Myoung-gyon.

Kantor akan dikelola hingga 20 orang, yang terdiri dari masing-masing perwakilan kedua belah pihak. Dengan orang Korea Utara akan menempati gedung di lantai empat dan Korea Selatan menempati gedung lantai dua dalam bangunan berlantai empat tersebut.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan, wakil pejabat tingkat menteri akan memimpin tim mereka di kantor dan akan menghadiri pertemuan mingguan.

Kantor tersebut berada di lokasi kompleks industri Kaesong, di mana selama sekitar satu dekade, perusahaan Korea Selatan menjalankan jalur produksi yang dikelola oleh pekerja Korea Utara di taman industri.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *