Gara-gara sarapan dengan wanita Saudi, pria Mesir terancam dipenjara

Seorang pria asal Mesir ditangkap otoritas Arab Saudi usai mengunggah video saat dirinya sedang sarapan dengan rekan wanita di Jeddah. Kini pria tersebut pun terancam dipenjara.

Pria yang diketahui bernama Bahaa itu mengunggah video saat menghabiskan sarapan di bagian resepsionis di hotel tempat mereka bekerja. Dalam video berdurasi 1 menit 10 detik tu, tampak Bahaa bersama wanita yang mengenakan pakaian tertutup dan cadar.

“Ayo sarapan bersama kami,” kata Bahaa, sementara wanita tersebut terlihat menyuapinya dengan sepotong kentang, dikutip dari Middle East Eye, Selasa (11/9).

Unggahan tersebut sontak mengundang kecaman dari masyarakat Saudi. Mereka menilai apa yang dilakukan Bahaa dan teman wanitanya tidak sesuai dengan budaya Saudi.

“Pemerintah harus mengadili mereka yang tidak menghormati hukum dan sistem Saudi, merusak citra masyarakat konservatif, dan merendahkan moral, dengan hukuman paling keras,” tulis salah seorang warga.

“Wanitanya harus dihukum lebih dulu karena dialah yang mewakili moral perempuan Saudi. Sedangkan untuk pria yang telah menghina, sebaiknya dia pulang ke negaranya,” tambah yang lain.

Meski demikian, ada juga beberapa orang yang menganggap tindakan Bahaa dan rekannya adalah hal wajar, di mana wanita dan pria Saudi juga kerap sarapan bersama saat menjadi turis di negara lain.

“Hukum religius palsu, di mana hanya orang-orang lemah yang mendapat hukuman, sementara orang yang berkuasa tidak,” tulis salah satu netizen.

“Rezim ini mengizinkan wanita mengemudi, tapi tidak dengan makan kentang,” komentar yang lain.

Sementara itu, Kementerian Tenaga Kerja Saudi telah mengunggah foto penangkapan Bahaa di akun Twitter resmi. Dalam unggahan itu tertulis bahwa seorang ekspatriat Arab telah ditangkap karena menyinggung masyarakat Saudi di media sosial.

Mereka pun membuat pernyataan yang isinya para buruh migran di Saudi harus menghormati nilai, tradisi, dan perasaan masyarakat setempat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *